Jumat, 17 Februari 2017

Anti Aging - Anti Penuaan

Apa sih Anti Aging itu?

Dunia modern sekarang kok lagi buming-bumingnya nge-bicara-in tentang Anti Aging?
Nonton iklan? Pasti banyakan bahasnya tentang Anti Aging,
Klinik-klinik kecantikan? Apalagi yang ini, kayaknya udah menjamur dimana-mana, disetiap sudut kota pasti nemu yang namanya Salon A, Salon B, Salon C, Klinik Kecantikan A, Klinik B, Klinik C, dan seterusnya.
Udah bukan lagi jaman-nya orang pasrah ama penuaan. Coba deh lihat sekarang, nenek-nenek kita kalau keluar rumah pasti Make Up nya ga' kalah sama yang muda mudi. Karena sekarang ga' ada orang yang mau menua dan terlihat tua, sakit-sakitan, keriput, kusam, flek, kendor ada dimana-mana.
Zaman semakin modern, para pebisnis melihat kondisi ini dan merubahnya menjadi sebuah peluang yang tidak akan pernah ketinggalan jaman. Dari anak-anak SD sampai orang-orang tua, semuanya sudah mulai mencari solusi agar penampilannya bisa menjadi lebih sehat dan lebih enak di pandang.


Nah, sampailah pada kesimpulan bahwa dunia saat ini sedang banyak membahas tentang Anti Aging atau Anti Penuaan.

Anti Aging itu apa?
Anti Aging adalah ilmu kedokteran yang mempelajari proses-proses penuaan, dan kemudian melakukan berbagai terobosan bagaimana agar proses penuaan tidak menjadi fatal. Anti Aging medicine atau wellnesss medicine adalah ilmu kedokteran pencegahan, yang lebih dari sekedar kecantikan wajah, tapi kemampuan fisik secara menyeluruh.


Apa manfaat dari Anti Aging ?
Manusia bisa mempertahankan kesehatan, kecantikan, kebugaran, keaktifan lebih lama. Kaum pria bisa bugar dan bergairah walau umur bertambah. Bahasa sederhananya, umur KTP boleh bertambah, tapi umur kapasitas fisik tetap muda umur boleh 60 tahun, tapi masih kuat push up, maraton, masih fungsional


Tentunya semua ilmu kedokteran memiliki ilmu pengetahuan yang solid sebagai dasarnya. Anti aging medicine merupakan kombinasi berbagai ilmu pengetahuan  dari berbagai disiplin ilmu kedokteran. Akan tetapi dalam prakteknya, tujuannya adalah praktis, artinya kita tidak hanya berpikir apa yang slah dengan tubuh kita. Akan tetapi lebih dari itu, kita melakukan perbaikan dan meremajakan fungsi dari tubuh – membuat tubuh menjadi lebih kuat, lebih sehat, dan memiliki gairah muda.

Ilmu ini perannya lebih pada pencegahan atau untuk mengobati?
Anti aging adalah ilmu preventif atau pencegahan. Jika telah terkena penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, maka kita tidak bisa hanya sekedar mengandalkan obat saja, karena seperti yang kita ketahui bahwa obat obatan terbaik pun kadang hanya memiliki sedikit harapan walaupun bukan berarti tidak ada cara untuk mengembalikan perlahan-lahan fungsi normalnya. Karena itu kita melakukan tindakan yang agresif untuk mencegah penyakit yang timbul akibat penuaan dengan melakukan pemenuhan nutrisi terhadap fungsi metabolisme tubuh dan ekspresi genetik.

Intinya:
1.  Mindset untuk percaya bahwa hidup sehat berasal dari pikiran yang sehat

2. Melakukan kegiatan yang sehat khususnya dalam hal mengatur makan dan olahraga. Artinya, sebelum mempraktekkan ilmunya kita harus belajar apa saja makanan yang membuat tubuh kita lebih sehat dan apa saja yang harus dihindari, dan untuk urusan olahraga kita harus belajar kembali membuat program olahraga yang cocok untuk kita masing-masing. Untuk makanan, khususnya perhatikan memilih makanan yang kaya akan antioksidan, enzim, dan nutrisi yang hidup untuk membantu pemulihan tubuh. Untuk olahraga, belajar latihan beban untuk membantu memperlambat penurunan massa otot.

3. Pemeriksaan umum dan pemeriksaan khusus. Bila memiliki dana lebih, akan lebih baik untuk memeriksakan diri ke laboratorium untuk general check up, dan atau memeriksakan status hormon. Pemeriksaan hormon merupakan salah satu kunci terapi anti aging, karena dalam teori anti aging, salah satu yang membuat sistem tubuh kita kurang berfungsi optimal terjadi karena penurunan hormon.

4. Menggunakan nutrisi tambahan berupa suplementasi, baik untuk tujuan preventif atau tujuan kuratif (pengobatan)

5. Untuk perawatan penampilan, jadilah konsumen atau klien yang selektif, memilih perawtan yang benar-benar terjamin terhindar dari efek samping yang negatif. Pelajari terlebih dahulu manfaat dan efek samping jangka panjangnya sebelum Anda benar-benar menggunakan sebuah produk atau jasa. Jangan hanya terlena oleh hasil yang sementara namun ternyata harus di gunakan seumur hidup dan jika lepas bisa memberikan efek yang lebih buruk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar